09th Oct 2012
Tuesday // 6am // 7 months ago

Salah satu yang membuat saya makin cinta Jogjakarta :)

Teman lama saya yang tidak akan terganti walau jauh, Debi Paramitha Achyati dan Dwi ‘Pampam’ Kurniawan :)
Omong kosong.
Maaf untuk lembar ini yang pada akhirnya menjadi labuhan semua apa yang saya rasakan. Aaarrrghhh! Kalian busuk! Mungkin saya juga. Tapi paling tidak saya langsung menunjukkan kebusukan saya dan tidak seperti kalian yang diam menumpuk dan blarrr! Apa? Kebusukan kalian tercium dari segala sisi. Saling menunjukkan ciri kebusukan kalian. Saya sadar sekali saya seperti ini tidak ada untungnya. Juga makin menunjukkan kebodohan saya termakan kebusukan kalian. Buncah! Rancu! Kalian!
Apa kabar saya?
Masih sama sepertinya. Sendiri. Ya mungkin secara fisik saya tidak berkekurangan sama sekalli. Tapi, ada yang belum penuh dalam diri saya dan lama rasanya untuk penuh. Kepercayaan. Rasa berani menghadapi orang lain. Trauma terhadap manusia. Goblok. Padahal tiap harinya saya harus berinteraksi dengan manusia. Ada yang menggerogoti batin saya. Geram, secara terus menerus. Tidak satu pun.
Siang yang pekat!
Saya nggak tahu sedang ada apa pada siang ini. Semua rasanya (rasanya lho ya) get frustated. Nggak tau karena apa. Tapi sialnya, saya harus melihat. Mau nggak care kok ya nggak mungkin, lah kan saya satu atap? Ada yang sedang melatih diri untuk mengisolasi diri, ada yang datar, ada yang sedang excited, ada yang begitu.. Intinya, semua sedang berbohong. Kenapa berbohong? Karena pada sebenarnya, bukan keadaan seperti itu yang ada pada mereka. Lebih parah maksud saya. Tapi sama mereka berusaha ditutup. Ya iya ah ditutup. Masa mau dipertontonkan? Mau jadi apa coba? Jadi anak alay semua apa? Hah! Jangan dong, sudah cukup alay soalnya.
Apa yang kamu lakukan ketika kamu kecewa dan sekaligus mengecewakan? Kecewa dengan keadaan sekitar sekaligus mengecewakan beberapa orang? Tidak ada pilihan lagi? atau masih ada pilihan? Apa pilihanmu? Coba beri tahu. Siapa tahu bisa dicontoh dan diterapkan.
Saya berlebihan untuk yang satu ini. Sangat saya akui saya berlebihan. Kali ini memang masa saya untuk merasakan benar apa yang disebut berjuang. Tahun lalu, bahkan tahun tahun sebelumnya, semua yang saya mau saya dapatkan dengan sangat mudah. Tapi tahun ini? Semua kemudahan yang ada pada diri saya satu per satu diambil. Mungkin karena kesalahan / kelalaian saya juga sebagai manusia. Saya kehilangan banyak tahun ini. Alhamdulilah. Harus tetap mengucap itu pada Dia, yang mengatur dan menggariskan semua ini untuk saya. Dedy, Meyly, Tiwi, Fadly, Putri, Fiand, Susi dan Viqy (ketika saya menulis ini dia calon yang meninggalkan saya).. terima kasih ya.. :) Kalian berarti bagi saya, sebentar atau lama kebersamaan kita. Saya tidak bisa berbuat apa - apa untuk kalian. Hidup kalian, seutuhnya milik kalian dan Allah SWT. Cinta tidak harus memiliki? Saya tidak akan pernah bisa percaya kalimat itu :) Saya akan berjuang. Di luar sana mereka yang ditinggal meninggal oleh orang yang disayanginya masih bisa tegar, sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk terus terpuruk ditinggal orang yang masih hidup. - Coz I Love You, Agnes Monica -
Aku masih normal bahkan sangat normal untuk menyadari kalau yang namanya waktu itu tidak akan pernah mundur. Waktu diciptakan terus maju ke depan. Seiring majunya waktu, pastinya perubahan juga menyertainya. Perubahan dalam diri sendiri, perubahan orang - orang disekitar kita dan perubahan lingkungan. Tapi, tugas manusia didalamnya adalah bagaimana menghadapi perubahan itu. Mau terlena, mau bangkit atau mau? Mau apa sajalah. Bebas. Se bebas mereka dan waktu yang pergi secara bersamaan. Dan satu lagi, sebenarnya masih ada hal istimewa lain dari semua itu. Apa? Bersyukur. Puja puji untukNya karena kita semua masih bisa menikmati waktu yang terus melaju. Kita harus bersyukur atas waktu ini. Walau sering, kita, tapi disini aku yang sering protes pada waktu. Bersyukur, ya bersyukur.

Aku, yang berkacamata, satu-satunya. Dan yang lain? Dulu mereka bersamaku. Tapi sekarang mereka ada di tempat baru mereka masing -masing. :) Ya, waktu terus berjalan dan akan meninggalkan yang lama. Aku salah satu yang termasuk lama. I will miss you girls. Bye